Bekasi-Senin, 27 April sekitar pukul 21.00 WIB.
Insiden kecelakaan tragis terjadi di sekitar Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa ini melibatkan satu unit taksi listrik, dua kereta rel listrik (KRL), serta satu kereta api jarak jauh Argo Bromo.
(Rekaman video kamera warga sekitar)
Kejadian bermula ketika sebuah taksi listrik dilaporkan mogok tepat di pintu perlintasan kereta api dekat stasiun. Dalam waktu yang bersamaan, sebuah KRL dari arah Cikarang menuju Jakarta tidak sempat menghindar dan menabrak kendaraan tersebut.
Akibat tabrakan pertama itu, perjalanan kereta lain terganggu. KRL kedua yang baru tiba di Stasiun Bekasi Timur dari arah Bekasi Kota dan hendak melanjutkan perjalanan menuju Cikarang terpaksa tertahan. Kereta tersebut tidak dapat diberangkatkan sesuai jadwal karena harus menunggu proses evakuasi KRL pertama dan bangkai kendaraan di jalur.
Situasi semakin memburuk ketika, dalam rentang waktu yang berdekatan, kereta api jarak jauh Argo Bromo yang melaju dari arah Jakarta/Bekasi diduga tidak mendapatkan sinyal berhenti atau peringatan darurat. Akibatnya, kereta tersebut menabrak bagian belakang KRL kedua yang sedang berhenti di stasiun.
Secara keseluruhan, kecelakaan beruntun ini melibatkan
1 unit taksi listrik yang mogok di perlintasan
1 KRL yang menabrak taksi
1 KRL yang tertahan di stasiun
1 kereta api jarak jauh Argo Bromo yang menabrak KRL kedua.
(Rekaman video kamera warga sekitar)
Rangkaian kejadian tragis ini menyebabkan korban jiwa yang cukup besar. Hingga saat ini, sekitar 15 orang dilaporkan meninggal dunia (MD), sementara jumlah korban luka masih terus bertambah dan dalam proses penanganan oleh tim evakuasi.
Peristiwa ini menjadi sorotan serius, mengingat lokasi kejadian berada di area stasiun yang relatif baru, namun sudah menimbulkan korban jiwa. Investigasi lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mengevaluasi sistem keselamatan di perlintasan dan jalur kereta.

