Tutorial Setup VPS di DigitalOcean

Tutorial Setup VPS di DigitalOcean

Tutorial kali ini, kita akan mencoba setup Virtual Private Server (VPS) di DigitalOcean. VPS sendiri adalah layanan virtual machine (VM) yang biasanya disediakan oleh penyedia internet hosting. Berbeda dengan hosting biasa yang memiliki beragam keterbatasan, layanan VPS bisa dibilang memberikan kita sebuah komputer yang bebas untuk dimacem-macemin.

Penyedia VPS sendiri cukup banyak seperti DigitalOcean (yang akan kita gunakan pada tutorial kali ini), Linode, Godaddy, juga pemain-pemain dalam negeri seperti Rumahweb, Dewaweb, Cloudkilat, dan lain-lain.

Langkah pertama, kita perlu membuat akun DigitalOcean terlebih dahulu. Setelah selesai melakukan proses pendaftaran, kita dapat langsung membuat instans VPS dengan cara klik tombol “Create” dan pilih “Droplet”.

Droplet sendiri adalah istilah khusus untuk instans VPS di linkungan DigitalOcean. 1 Droplet = 1 VPS.

Selanjutnya, kita perlu memilih image yang akan dipasang. Image ini merupakan sistem operasi beserta aplikasi-aplikasi standar yang akan dipasang di VPS. Kita dapat memilih OS kosongan di kolom Distributions ataupun OS + aplikasi di kolom “One-click apps”.

Pada tutorial ini, kita akan pilih “LAMP on 16.04” dari kolom “One-click apps”. Image ini telah terisi Ubuntu (sistem operasi), Apache (web server), Mysql (database), dan PHP (scripting) sehingga nantinya kita tidak perlu memasang hal-hal tersebut satu-satu.

Setelah itu, kita pilih ukuran VPS yang sesuai. Untuk percobaan, kita pilih saja ukuran termurah seharga $5/bulan. Kita akan mendapatkan VM dengan RAM 512 MB dan 20 GB penyimpanan.

Langkah selanjutnya, kita perlu memilih lokasi data center yang diinginkan. Kita pilih saja yang terdekat yaitu di Singapura. Sisanya bisa kita abaikan dulu untuk sekarang. Klik “Create”.

Setelah pembuatan Droplet berhasil, kita akan dibawa ke halaman Droplets yang berisi daftar Droplet yang kita miliki. Pada halaman tersebut juga terdapat alamat IP dari VPS yang baru saja kita buat. Untuk masuk ke VPS tersebut, kita akan menggunakan command line dan melakukan ssh ke alamat tersebut.

$ ssh root@100.100.100.100

Ganti 100.100.100.100 dengan alamat IP VPS-mu. Password VPS akan dikirim melalui email oleh Digitalocean. Password ini akan segera kita ganti setelah login berhail.

Jika sudah berhasil login, kita akan dimintai password sekali lagi dan diminta untuk mengganti password VPS kita. Setelah selesai, kita bebas melakukan apapun di dalam VPS tersebut.

Jika kita membuka alamat IP VPS di browser, maka akan muncul halaman default seperti ini.

Tutorial Setup VPS di DigitalOcean

Kita akan coba mengganti halaman ini. Pertama kita masuk ke VPS menggunakan ssh seperti yang dijelaskan di atas. Setelah masuk, kita akses folder tempat halaman html tersebut berada.

$ cd /var/www/html/
$ ls

Dapat kita lihat, pada folder tersebut terdapat file index.html yang berisi kode html untuk halaman default yang tadi kita akses. Sekarang kita ubah sedikit konten yang ada pada index.html tersebut untuk mendemonstrasikannya. Untuk mengubah file di terminal kita bisa menggunakan nano.

$ nano index.html

Ubah text yang ada pada file tersebut. Setelah itu simpan dengan cara menekan Ctrl+X lalu coba refresh browser kita, maka konten halaman akan berubah sesuai dengan perubahan yang kita lakukan.


Tutorial Setup VPS di DigitalOcean

Langkah selanjutnya, kita dapat menaruh web apps kita di VPS ini. Keunggulan menggunakan VPS dibandingkan web hosting biasa, kita dapat secara leluasa mengkonfigurasi kebutuhan server kita misalnya untuk melakukan queueing pada Laravel.

Kalian bisa langsung daftar disini : 

DigitalOcean Referral Badge

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama
ARTIKEL TERKAIT